Jumat, 10 Mei 2013 - 08:50:22 WIB
Cegah Akal-akalan Tender, Kementan Mulai Pakai Internet
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Utama - Dibaca: 9730 kali

Jakarta - Kementerian Pertanian akan menerapkan sistem online internet untuk proses pengadaan barang dan jasa. Sistem ini akan mulai dioperasikan Kementerian Pertanian mulai Juli 2011.

"Walaupun amanah Perpres Nomor 54 Tahun 2010 itu baru di 2012, kita ingin setahun lebih cepat," demikian disampaikan Sekretaris Jendrral Kementrrian Pertanian, Hari Priyono setelah melakukan peresmian LPSE di Kantor Kementan, Ragunan, Jakarta, Kamis (21/4/2011).

Hari mengaku seluruh karyawan Kementerian Pertanian telah siap menerapkan teknologi Layanan Pengadaan barang dan jasa Secara Elektronik (LPSE) di dalam ruang lingkup Kementerian Pertanian.

Untuk persiapan penggunaan sistem ini, Kementan telah melakukan pelatihan sejak 2005.

"Semua infrastruktur dan SDM merasa sudah siap untuk menerapkan layanan melalui e-procurement. SDM udah siap, kita sudah latih dari tahun 2005." ujarnya.

Sistem LPSE ini pun, menurut Hari, akan memudahkan pemerintah melakukan tender pengadaan barang dan jasa kepada pihak swasta. Selain itu, biaya yang akan dikeluarkan untuk melakukan tender lebih bisa dihemat.

"Kita menyadari bahwa proses tender yang konvensional itu biayanya cukup besar," katanya.

Lebih lanjut Hari menjelaskan, panitia tender tidak lagi bisa melakukan kecurangan untuk meloloskan pihak-pihak tertentu.

"Panitia sulit diintervensi, orang semuanya sudah transparan kok. Nggak bisa panitia ngakal-ngakalin angka untuk bisa lolos tender," katanya. (sumber: detikFinance)




    0 Komentar :


    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)