Jumat, 10 Mei 2013 - 08:57:31 WIB
Refreshing Statistik Pertanian Petugas Pengumpul Data Tanaman Pangan Dan Hortikultura Di Provinsi Ma
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Utama - Dibaca: 15978 kali

Dalam rangka meningkatkan kapabilitas petugas pengumpul data (KCD) dalam pengumpulan data dan pengisian formulir Statistik Pertanian sesuai dengan buku pedoman pengumpulan dan pengolahan data tanaman pangan dan hortikultura  maka  dilaksanakan  refreshing yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan petugas dalam pengumpulan dan pengolahan data tanaman pangan khususnya di Provinsi Maluku. 

Selain itu pula, untuk meningkatkan koordinasi singkronisasi antara pusat, propinsi dan daerah. Pelatihan ini merupakan ajang komunikasi antara pusat, propinsi dan petugas pengumpul data dilapangan sebagai upaya membangun kompetensi dalam memberikan  informasi pertanian kepada petugas kecamatan. 

Dengan demikian pertemuan secara rutin dengan petugas pengumpul data  perlu diselenggarakan secara berkala guna mengkomunikasikan beberapa permasalahan yang ada untuk dipecahkan bersama sehingga diperoleh alternatif pemecahan terbaik yang menjadi kekuatan untuk membangun kompetensi dalam pelayanan statistik dan sistem informasi pertanian. Untuk mewujudkan pelaksanaan kegiatan statistik dan sistem informasi pertanian di tingkat pusat dan daerah, diharapkan dapat mempercepat terwujudnya peningkatan kualitas data pertanian.

 Kegiatan refreshing SP tanaman pangan dan hortikultura di Maluku diselenggarakan tanggal 20 sampai 22 Maret 2012 di BKD Maluku Tengah yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Bapak Ir.Suryadi Sabirin,MSi. Sebelum memulai pelatihan Bapak Kadis mengabsensi pemasukan dokumen SP Tanaman Pangan dan Hortikultura dari 11 kabupaten/kota. Dari hasil diskusi terhadap data SP yang masuk dari petugas, pada umumnya terdapat kendala seperti SDM yang belum mengerti cara pengisian SPTP dan SPH karena petugas banyak yang baru seperti di kabupaten Buru Selatan.Sementara permasalahan di Kabupaten Kepulauan Aru antara lain karena gangguan cuaca sehingga transpotasi laut terhambat untuk pengiriman, adanya pemekaran kecamatan,belum berfungsinya BPP sehingga belum ada anggaran. Dari berbagai permasalahan yang disampaikan petugas ke Bapak Kadis tersebut dapat diketahui mengapa selama ini data Maluku sering terlambat sampai ke BPS Pusat. 

Materi pelatihan yang disampaikan oleh narasumber dari Pusdatin dan Ditjen Hortikultura yaitu Dra. P.Hanny Muliany, MM untuk materi Tanaman Pangan dan Ir.Ekanantari dan Wahyu menyampaikan pokok bahasan Hortikultura. Materi yang disampaikan kepada peserta meliputi Kebijakan dan program perstatistikan dan sistem informasi pertanian dalam rangka mendukung terwujudnya keterpaduan sistem pengelolaan data pertanian ditingkat pusat dan daerah, Permasalahan dalam pengumpulan data, pengisian formulir Statistik Pertanian (SP) , Penjelasan Formulir   SP tanaman padi, Formulir   SP tanaman palawija, Formulir   SP lahan, Formulir   SP Benih, Formulir   SP Alsintan Tanaman Pangan dan Pengolahan Data. 

Sedangkan materi Statistik Pertanian Hortikultura (SPH) adalah tata cara pengisian Laporan Tanaman Sayuran dan Buah-buahan  Semusin (SPH-SBS), Laporan Tanaman Sayuran dan Buah-buahan  Tahunan (SPH-BST), Laporan Tanaman Biofarmaka (SPH-TBF), Laporan Tanaman Hias (SPH-TH), Laporan Alat Mesin Pertanian Hortikultura (SPH-ALSIN), Laporan Perbenihan (SPH-BN). (Hanny)



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)