Kamis, 31 Desember 2015 - 07:38:34 WIB
Peran Teknologi Informasi Terhadap Sharing Pengetahuan
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Artikel/Teknologi - Dibaca: 7919 kali

Dalam menjalankan bisnisnya, setiap perusahaan perlu memperhatikan permintaan dari perkembangan marketing, keberadaan organisasi dengan kompetitor, permintaan inventori pada dekade berikutnya, instruksi-instruksi departemen R&D menurut situasi dan permintaan di masa datang, dan lain-lain untuk mencapai tujuan-tujuan bisnis dan permintaan pasar. Untuk mendukung kinerjanya, perusahaan memerlukan informasi berdasarkan perilaku pembeli, strategi kompetitor, SWOT organisasi dan status finansial, dan lain sebagainya. Dalam konteks strategi bisnis, hal tersebut menjadi berharga untuk menciptakan inovasi dalam organisasi karena perekonomian sekarang ini meningkat seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan informasi yang ada.

Dalam era yang kompetitif sekarang ini, teknologi informasi digunakan untuk meraih kesuksesan karena saat ini semakin banyak perusahaan yang melakukan transaksi bisnis menggunakan bantuan teknologi informasi dan tanpa intervensi manusia. Teknologi informasi dapat meningkatkan kecepatan integrasi pengetahuan dan aplikasinya dengan mengumpulkan atau mengotomatiskan kegiatan-kegiatan rutin organisasi, sehingga meringankan kerja para karyawan. Maka, seiring dengan bertambahnya nilai perusahaan, perusahaan menggunakan teknologi informasi baik internet, seperti email, dan papan buletin elektronik, intranets, database, sistem manajemen data elektronik dan juga sistem manajemen pengetahuan untuk meningkatkansharing pengetahuan di antara para karyawannya. Pada beberapa perusahaan, segala informasi dan pengetahuan dikodifikasi dan dikumpulkan dalam database sehingga mudah diakses dan digunakan oleh siapapun di dalam perusahaan. Pengetahuan yang ada di dalam perusahaan pun sangat erat  kaitannya dengan siapa orang yang membangunnya dan membaginya langsung melalui kontak orang per orang, sehingga teknologi informasi dijadikan alat untuk membantu orang dalam mengkomunikasikan pengetahuannya. Salah satu contoh peran teknologi informasi bagi pentingnya sharing pengetahuan dapat dilihat pada sebuah perusahaan di Cina yang menerapkan “Siemens ShareNet” sebagai media komunikasi dan informasi yang dapat membantu para karyawannya. Sharing pengetahuan melalui “Siemens ShareNet” melibatkan sekitar 17,000 karyawan di bidang sales dan marketing menggunakan fasilitas internet dengan tujuan agar para karyawan tersebut memiliki pengalaman terlibat dalam tim sales. Berbagi data baik informasi, kepercayaan, ide, maupun saran-saran yang diperlukan di antara para karyawan adalah hal yang penting untuk menghasilkan profit bagi perusahaan. Berbagi informasi ini sesungguhnya tugas utama dari perusahaan di dalam organisasi dan teknologi informasi membantu mereka dalam hal ini secara cepat dan akurat karena sesungguhnya teknologi informasi merupakan fokus inti dari sharing pengetahuan di dalam organisasi. Teknologi merupakan seperangkat alat baik hardware (fisik) maupun software (digital atau prosedur) yang dapat membantu kita bertindak dan berpikir dengan lebih baik. Teknologi tidak berarti hanya tentang kecanggihan komputer, tetapi juga termasuk peralatan menulis seperti pena, pensil, kertas yang menggunakan perangkat elektronik modern. Elektronik dan teknologi komputer membantu dalam sharing pengetahuan dan informasi secara cepat dan efisien. Apa yang dulunya lambat dan membosankan, sekarang lebih cepat dan lebih nyata untuk diwujudkan. Sedangkan informasi adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan data. Informasi berkaitan dengan data karyawan, nilai pasar, kekuatan financial, tujuan-tujuan jangka panjang perusahaan, data teknis, referensi, dan lain-lain.

Semakin hari teknologi informasi semakin berkembang dengan pesat. Teknologi informasi adalah integrasi dari alat komunikatif yang berbeda dan menjadi perangkat penting bagi perusahaan untuk mengkolaborasikan manajemen pengetahuan yang ada di perusahaan.. Tak ada seorang pun yang dapat memprediksi keberhasilan suatu organisasi jika ia tidak memiliki perangkat komunikasi. Telekomunikasi, karena nilai daya saingnya yang murah, mudah diakses dan memiliki kemampuan komunikasi yang cepat telah menjadi hal penting bagi keberlangsungan organisasi apapun. Dalam lingkungan sekarang ini, teknologi informasi harus memiliki kemampuan yang luar biasa untuk mendukung kemampuan perusahaan meraih kesuksesan bisnis. Berbagai infrastruktur dengan tingkat pelayanan bisnis dan efektifitas keamanan dapat melindungi aset-aset perusahaan dengan lebih baik.

Cyber ba atau virtual ba seperti internet, world wide web (www) dan kemajuan teknologi informasi lainnya, sebagaimana yang telah dipopulerkan oleh Nonaka, adalah ruang maya untuk berinteraksi dan berkorespondesi terhadap terciptanya pengetahuan. Perangkat tersebut digunakan dalam mendukung usaha sektor publik untuk membuat, mengintegrasikan dan menyalurkan pengetahuan dan informasi dan pengetahuan di antara jaringan-jaringan yang ada. Jaringan komputer, world wide web (www), papan buletin elektronik, telepon, telepon genggam, PDAs, dan mesin cetak adalah perangkat yang dapat menfasilitasi kontak antara orang yang mencari pengetahuan dan mereka yang mungkin telah mendapatkan akses pengetahuan. Tukar-pendapat, salah satu aspek fundamental dalam decision support system (DSS), dan merupakan bagian darisharing pengetahuan, dapat ditingkatkan dengan cara yang lebih baik melalui software canggih yang bersifatonlineWare housing data dan data mining, sistem manajemen pengarsipan (documentation management system)software agents dan intranets adalah hal yang berharga di dalam cyber ba. Intranet juga merupakan bagian dari cyber ba yang dapat menghubungkan jaringan komputer di dalam sebuah organisasi. Intranet ini dapat memainkan peran yang penting dalam mendukung keberadaan dan aktifitas yang berlangsung dari komunitas praktis. Hal yang paling penting dari intranet yang dapat digunakan oleh perusahaan adalah dengan membangun home-page yang hanya ditujukan untuk para karyawan sehingga sejumlah informasi seperti data pribadi, tujuan-tujuan perusahaan dan kebijakan-kebijakan perusahaan, pesan-pesan CEO, dapat diakses oleh masing-masing dan setiap karyawan.

Teknologi informasi kemudian menjadi hal yang sangat penting di dalam sharing pengetahuan karena waktu adalah uang. Melalui teknologi informasi, kita dapat menyalurkan data pada waktunya secara akurat, nyaman dan aman. Biaya yang dikeluarkan pun relatif murah karena kita tidak perlu mengeluarkan biaya banyak untuk datang langsung ke tempatnya jika ingin mengirimkan suatu data. Keuntungan lainnya adalah jarak. Jarak tidak menjadi penghalang di dalam menyalurkan data dan informasi kepada orang lain secara cepat dengan bantuan teknologi informasi. Kita dapat melihat, memperbaiki, dan memberikan komen terhadap data tersebut tanpa masalah dari jarak yang jauh sekalipun. Kita juga dapat membuat konferensi video dan kelas audio-visual dengan teknologi informasi. Konferensi video adalah salah satu alat yang terkenal dalam teknologi komunikasi. Hal yang menjadi penghalang secara fisik akan hilang secara keseluruhan melalui kegunaan alat ini. Contohnya, UNESCO telah memulai untuk menyediakan bantuan melalui kelas-kelas konferensi video pada negara terbelakang, terutama di daerah pedesaan. Anak-anak pada wilayah ini belum bersekolah, tetapi mereka memiliki kemampuan sama seperti anak sekolahan lainnya. Dapat kita simpulkan bahwa teknologi informasi sangat mendominasi teknologi pada waktu dan jarak.  Hal ini sejalan dengan paparan seorang penulis terkenal, Thomas L. Friedman, dalam bukunya yang berjudul  “World is Flat”. Dia menjelaskan bahwasanya dunia sekarang telah menjadi datar karena perkembangan teknologi yang ada di seluruh dunia. Semua orang bisa menelusuri belahan dunia lainnya berkat kecanggihan teknologi melalui internet.

Saat ini, kita tengah berada pada masa revolusi, yaitu revolusi di dalam sarang informasi. Perubahan revolusioner ini dapat kita lihat melalui gaya hidup dan perilaku manusia sehari-hari. Teknologi informasi telah mengubah dunia dengan kemampuannya menyebarkan pengetahuan secara meluas ke seluruh penjuru dunia. Pengetahuan menjadi hal yang lumrah untuk bisa diketahui oleh setiap orang melalui berbagai tulisan di dalam buku, koran, dan literature lainnya sehingga menyebabkan terjadinya banyak revolusi pemikiran di berbagai negara di dunia. Melalui bacaan-bacaan, orang bisa memperluas cakrawala, bahkan melahirkan pemikiran-pemikiran baru lewat tulisan. Karl Marx, pahlawan revolusi melalui pemikirannya telah berhasil menjadikan Rusia sebagai negara komunis terbesar. Sun Tzu, seorang prajurit besar yang berasal dari Daratan Cina, pada masanya menulis pengalamannya dan menciptakan “The art of War”. Buku ini kemudian diterjemahkan oleh seorang pengarang yang berasal dari Inggris dan sekarang ini, buku tersebut memiliki pengaruh yang sangat besar tidak hanya pada berbagai angkatan bersenjata tetapi juga pada berbagai organisasi. Banyak organisasi bersiteru tentang konsep yang dijelaskan di dalam “Sun Tzu: Art of War”. Di sana terdapat sejumlah contoh tetapi hal penting yang perlu dicatat adalah pengalaman, pemikiran atau kepercayaan atau katakalah dalam pengetahuan pada umumnya dapat ditransfer melalui teknologi cetak, dan hal ini dapat mengagitasi revolusi. Dengan demikian, dapat kita simpulkan bahwa teknologi informasi memainkan peran vital dalam membantu manusia bertukar dan berbagi pengalaman dan pengetahuan yang dimilikinya.

Sumber: http://berita-iptek.com/peran-teknologi-informasi-terhadap-sharing-pengetahuan/




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)