Senin, 16 Oktober 2017 - 11:15:27 WIB
Pelatihan Statistik Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Utama - Dibaca: 15897 kali

Dinas Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan Pelatihan Statistik Pertanian dan Hortikultura selama dua hari, Senin – Selasa tanggal 11 sampai dengan 12 September 2017. Acara dilaksanakan di Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Hortikultura (DTPHP), dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat dengan jumlah peserta sebanyak 39 orang yang merupakan perwakilan dari 39 kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Barat.

Hari pertama acara dibuka oleh Sekretaris Dinas DTPHP Provinsi Sumatera Barat, yang akrab dipanggil dengan Pak Betsy, beliau mewakili kepala dinas yang kebetulan berhalangan hadir saat itu. Dalam ssambutannya bapak sekretaris dinas mengatakan bahwa acara ini merupakan acara yang rutin dilaksanakan dengan tujuan sebagai sarana koordinasi petugas sekaligus untuk mengevaluasi hasil pengumpulan data tanaman pangan dan hortikultura di Provinsi Sumatera Barat.

Acara kemudian dilajutkan dengan diskusi terhadap permasalahan data yang sering berbeda antara data dari Biro Pusat Statistik (BPS ) dengan data luas tambah tanam (LTT) oleh karena itu acara ini dianggap penting oleh para petugas kabupaten se-Sumater Barat yang sebagian besar merupakan petugas baru. Selain koordinasi dan evaluasi, acara ini juga diisi dengan pemaparan materi yang dibutuhkan untuk pembekalan petugas dari dinas kabupaten, yaitu materi mengenai panduan pengisian form Statistik Pertanian (SP) Padi, pengisian form SP Hortikultura, Metode Ubinan untuk menghitung jumlah produksi, dan Sistem Monitoring Tanaman Padi (Simotandi).

Setelah Bapak Sekdis memberikan arahannya, acara dilanjutkan dengan materi pertama tentang pengumpulan dan pengolahan data tanaman pangan oleh ibu Dra. Hanni Muliany, MM Ibu Hanni memaparkan beberapa definisi yang terdapat di Form SP Padi serta bagaimana cara pengisian form tersebut.

Materi kedua dilanjutkan oleh ibu Titin Agustina, S.Si yang menjelaskan tentang pengumpulan dan pengolahan data hortikultura. Ibu Titin juga menjelaskan berberapa hal yang berkaitan dengan cara pengisian form Statistik Pertanian Hortikultura (SPH). Beliau memaparkan beberapa definisi yang ada dalam SPH dan menjelaskan tentang jenis-jenis hortikultura yang menjadi item pelaporan termasuk pula jenis-jenis tanaman hias.
Materi penutup hari pertama adalah tentang metode ubinan yang disampaikan oleh perwakilan BPS yaitu Bapak Chandra. Beliau menjelaskan tentang metode ubinan yang digunakan oleh BPS untuk menghitung jumlah produksi hasil panen tanaman padi. Pemaparan dimulai dari penentuan kerangka sampel, menentukan wilayah sampel dan acara melakukan ubinan di lapangan.

Esoknya, Selasa (12/9) diisi dengan pemaparan materi tunggal tentang Simotandi oleh ibu Uliyah, S.Si. Pada kesempatan kali ini dijelaskan materi utama yaitu tentang aplikasi simotandi dan penggunaan open camera. Saat ini aplikasi Simotandi digunakan oleh Kementerian Pertanian untuk memonitoring fase pertanaman padi. Saat ini beberapa menu yang terdapat dalam aplikasi Simotandi antara lain: Padi Landsat 8, yang memberikan informasi berkaitan dengan fase-fase pada pertanaman padi, Curah Hujan, Tinggi Muka Air Waduk, dan Sawah yang memberikan informasi mengenai luas baku lahan sawah. Menu-menu tersebut dapat diketahui informasinya secara langsung dengan meng-klik daerah yang dituju maupun dengan memilih data tabular dari menu yang bersangkutan pada toolbar.

Pemaparan dilanjutkan dengan menjelaskan aplikasi Open Camera yang digunakan untuk mengambil titik koordinat pada saat petugas berada di lapangan kemudian untuk mengecek lokasi tersebut di aplikasi Simotandi. Pembicara menuntun petugas kabupaten mulai dari meng-instal aplikasi sampai penggunaan open camera untuk melakukan groundcheck dan memasukkan koordinat ke aplikasi simotandi. Kedua materi tersebut menjadi penekanan panitia agar petugas dapat terbantu dalam pengumpulan data tanaman pangan. Petugas pun menyambut dengan antusias berkaitan dengan aplikasi yang masih dianggap baru tersebut.




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)