Data Center
Diposting tanggal: 14 Mei 2013

Data Center yang secara harafiah berarti pusat data, adalah suatu fasilitas untuk menempatkan sistem komputer dan equipment-equipment terkait, seperti sistem komunikasi data dan penyimpanan data. Fasilitas ini mencakup catu daya redundant, koneksi komunikasi data redundant, pengontrol lingkungan, pencegah bahaya kebakaran, serta piranti keamanan fisik.
Data Center harus dibuat sebisa mungkin mendekati Zero-Failure untuk seluruh komponennya. Scalability dan Flexibility Data Center harus mampu beradaptasi dengan pertumbuhan kebutuhan yang cepat atau ketika adanya servis baru yang harus disediakan oleh Data Center tanpa melakukan perubahan yang cukup berarti bagi Data Center secara keseluruhan. Security Data Center menyimpan berbagai aset perusahaan yang berharga, oleh karenanya sistem keamanan dibuat seketat mungkin baik pengamanan secara fisik maupun pengamanan non-fisik.

Setiap perusahaan atau lembaga pasti memiliki mekanisme yang terkait dengan proses penciptaan produk dan/atau jasa yang ditawarkan kepada pengguna. Sejumlah rangkaian proses utama ini (core processes) biasanya ditunjang oleh beragam teknologi informasi (TI) dan komunikasi agar tercipta suatu mekanisme kerja yang efektif, efisien dan terkendali dengan baik.
Pada September 2011, Pusat Data Pertanian telah melakukan kegiatan penguatan Data Center Kementan dengan mengadakan server berkampuan tinggi, penambahan storage hingga 20TB, backup device, penguatan UPS, pengadaan software-software pendukung hingga penguatan kemampuan untuk penanggulangan bencana (disaster) terhadap Data Center atau disebut dengan DRC (Disaster Recovery Center). Kemudian pada tahun 2012 dilakukan implementasi secara penuh terhadap sistem-sistem tersebut, ternyata masih terdapat kekurangan khususnya pada kapasitas storage yang kebutuhannya semakin bertambah, perangkat keamanan yang semakin menurun kemampuan operasionalnya serta sistem e-mail yang perlu ditingkatkan juga kapasitasnya.

Data Center mampu melayani kebutuhan akan penyimpanan data setiap Eselon I yang didukung dengan perangkat sistem keamaman yang handal dan sistem e-mail yang sesuai dengan kebutuhan. Sebagai investasi jangka panjang, perlu dilakukan pengawalan agar kemampuan Data Center (DC)/Disaster Recovery Center (DRC) untuk terus berkembang.

Pengelolaan Internet

Bandwidth 100 MBps IX, 200 Mbps IIX

Pengelolaan Subdomain

232 subdomain

Pengelolaan  Server

99 server logic dan

34 server fisik yang terdiri dari :

21 server milik Pusdatin, 13 milik Eselon I lainnya lingkup Kementan

Pengelolaan Storage

50 TB (yang sudah digunakan 85% )

Pengelolaan Email dan Milist

3077 account email dan

10 distribution list

Pengelolaan user Kementan

3510 user (access point dan LAN)